Home arrow Berita arrow Pemerintahan arrow TPS - Tolak Pemekaran Simalungun
TPS - Tolak Pemekaran Simalungun PDF Cetak E-mail
Oleh Kamson Nicholson Napitu   
Saturday, 01 December 2007

DOKUMEN Koalisi  T.P.S (Tolak Pemekaran Simalungun)

Dasar Pemikiran

Dengan segala kecintaan terhadap Kabupaten Simalungun maka dirasa perlu selalu memberi perhatian dan partisipasi sejauh yang dimungkinkan. Sudah lama ada pihak yang menginginkan pemekaran Kab. Simalungun. Yang menolak juga ada. Menyikapi meningkatnya desakan kelompok pihak yang menuntut pemekaran, maka sikap dan cara mengimbangi selama ini sudah perlu ditingkatkan. Kini sudah sampai pada kesimpulan membentuk Koalisi Menolak Pemekaran Simalungun. Tolak pemekaran bukan harga mati tetapi Penolakan tegas perlu dan bermanfaat besar demi keberhasilan perpindahan. Koalisi adalah kumpulan perorangan atau kelompok yang menyatukan diri menjadi suatu kekuatan besar untuk tujuan tertentu. Koalisi ini didirikan diatas 7 (tujuh) pokok pendirian, sebagai berikut:

1. Tolak Pemekaran Simalungun

  1. Tetap dengan luas seperti sekarang
  2. Pertahankan Simalungun besar, lengkap, memiliki kebon, derah pertanian, persawahan dan pariwisata
  3. Masyarakat jangan dibebani gaji bupati dan DPRD tambahan karena pemekaran
  4. Alasan pemekaran memperpendek rentang kendali pemerintahan akan segera usang seperti teriakan minta sambungan tiang telepon beberapa tahun lalu
  5. Fakta menunjukkan, 97 daerah  yang dimekarkan 84 bermasalah. 6. Simalungun solider kepada daerah lain di Indonesia yang lebih membutuhkan pemekaran.


2. Tolak Anggaran Pemekaran

  1. Tolak alokasi anggaran biaya pemekaran APBD 2008 yang direncanakan bermilyar itu
  2. Lebih baik membangun jalan, memperbaiki sekolah, bantuan pengobatan atau moderenisasi system pelayanan masyarakat.

 3. Jangan Bohongi Rakyat

  1. Alasan pemekaran belum diimbangi perhitungan kerugian akibat beban pemekaran. 
  2. Jangan dramatisasi menyebut perpindahan menyulitkan masyarakat
  3. Memorsir pemekaran mengaitkan ibu kota semakin jauh adalah provokasi membuyarkan konsentrasi perpindahan
  4. Raya juga masih bagian tengah Kab. Simalungun dan mudah dijangkau
  5. Kebanyakan orang bertahun-tahun tak berurusan ke kantor bupati
  6. Menyebut pemekaran akan memakmurkan, jelas bertentangan dengan kenyataan daerah yang sudah dimekarkan.
  7. Menyerukan kepada yang meminta pemekaran lebih baik kita mendesak kantor PTPN IV dikembalikan ke Simalungun, karena ini kerugian besar, ekonomi tidak bergerak karena tidak ada usaha, setidaknya membantu pegawai kebon dan rekanan dari Siantar Simalungun yang kewalahan berurusan ke Medan.


4. Perpindahan Terencana

  1. Kantor baru
  2. Semangat baru
  3. Cara kerja baru
  4. Profesionalisme pemerintahan
  5. Perpindahan bukan sekedar angkat kursi ganti ruangan
  6. Pemekaran disaat perpindahan adalah tidak terencana
  7. Akhiri bicara pemekaran, fokuskan perpindahan
  8. Buat target kemajuan yang akan dicapai dengan perpindahan.


5. Sosialisasikan PP No.70 Tahun 1999

  1. Masyarakat belum banyak tahu tujuan Peraturan Pemerintah No.70 Tahun 1999 perpindahan ibu kota
  2. Tanpa dipahami tujuan perpindahan maka tidak ada dukungan dan tidak akan jelas pencapaian.
  3. Raya sudah tepat ibu kota sesuai tujuan perpindahan: Menciptakan keseimbangan sosial ekonomi Kabupaten Simalungun (aktivitas ibu kota di Raya akan menjadi sentra baru pertumbuhan ekonomi, menyeimbangkan kepadatan dari kota atau Simalungun bawah dan mengurangi kesenjangan).


6. Tingkatkan Persaudaraan Masyarakat Kab. Simalungun

  1. Jadikan Simalungun tempat menjalani hidup yang menyenangkan
  2. Semua berkesempatan
  3. Kebutuhan kebon adalah hasil pertanian saudara sendiri
  4. Petani mendukung kebon untuk perbaikan gaji
  5. Berlibur kedaerah wisat Simalungun adalah ketempat saudara sendiri
  6. Jaminan persaudaraan kita: Sinraya sini purba, sinhuluan sini panei. Naija pe lang mahua, asal ma parholong ni atei.


7. Perjelas Visi Pembangunan Simalungun

  1. Perjelas arah pebangunan Simalungun
  2. Sampai sekarang belum ada fokus pembangunan Simalungun
  3. Jangan ada pemekaran ada perpindahan, masyarakat tidak tahu mana yang hendak diikuti.
  4. Buat perencanaan baru mempermudah akses pasar pertanian
  5. Buat rencanaan pengelolaan lengkap atas berbagai jenis potensi yang ada.


Gerakan Koalisi TPS ini Dilakukan dengan Ketentua Sbb:

  1. Dilandasi kejujuran dan ketulusan untuk pembangunan Simalungun
  2. Menempuh segala cara sejauh tidak bertentangan dengan peraturan perundangan yang berlaku
  3. Bergerak secara terpelajar, berdialog, persuasif hingga demonstrasi tanpa ada kekerasan mengamankan tujuh sikap koalisi
  4. Memberi penerangan kepada masyarakat, meberi penjelasan keberbagai pihak terkait, termasuk pada saatnya mendesak DPR dan Presiden tidak menyetujui pemekaran
  5. Biaya operasional berasal dari sumbangan sukarela, diberikan dengan kepercayaan dan dipertanggungjawabkan dengan memberitahu penggunaan dana. Penanggungjawab sumbangan adalah penerima sumbangan atau yang namanya tercantum dibawah list dompet koalisi yang disediakan.


Demikian pembentukan deklarasi ini diperbuat.
Jakarta, 2 November 2007


Inisiator/ Koordinator/ Penanggungjawab:

Kurpan Sinaga

Alamat resmi Koalisi TPS:
Jl. Praja Dalam K. No.36, Rt. 09/02,
Kebayoran Lama Jakarta Selatan.
Tel. 021-7223935.
HP.08128491717.
Kantor:
Tel. 021-8510888,
Fax, 021-8581782.


Rencana Aksi Koalisi TPS dalam waktu dekat:

  1. Konsolidasi koalisi bentuk jaringan (SMS/Tel/ Kunjungan/sebar dokumen koalisi, deklarasi)
  2. Memberitahu keberadaan Koalisi kepada pihak Pemda, DPRD Simalungun, Sumut, Pusat, Lembaga-lembaga kesimalungunan.
  3. Propaganda Koalisi (SMS, tel, selebaran, spanduk, surat, dan komunikasi lainnya)
  4. Bertemu Bupati dan DPRD (Menyampaikan sikap resmi).
  5. Menjejagi dialog kepada pihak pengusul pemekaran
  6. Sosialisasi Koalisi TPS kepada masyarakat Kab. Simalungun
  7. Pencarian sumbangan beriringan dengan semua kegiatan
  8. Konferensi pers/ pers release

 

 
< Prev   Next >